PENGARUH
GERAKAN KOIN KEMANDIRIAN NAHDLATUL ULAMA
TERHADAP RESPON MASYARAKAT DI DESA BAKALAN-BULULAWANG
Untuk Memenuhi Tugas Mata Kuliah
METPEN KUANTITATIF
Dosen Pengampu :
Siti Mutholingah, M.Pd.I
Disusun oleh:
ALFIAN GOZI ZAMZAMI
PROGRAM STUDI PENDIDIKAN AGAMA
ISLAM
STAI “MA’HAD ALY AL-HIKAM
Jl.Cengger Ayam No 25 Tlp/Fax 0341-4995375
Malang 65141
MALANG,DESEMBER 2019
BAB
1
A.PENDAHULUAN
Guna
mewujudkan Nahdlatul Ulama (NU) sebagai organisasi sosial
keagamaan yang mampu mewarnai dan menjadi solusi bagi Nahdliyin
dalam berbagai aspek kehidupan dan mewujudkan kemandirian sebagai organisasi
terbesar. Maka Sebagian Besar Pengusrus NU mulai dari cabang sampai ranting
sudah melaksanakan program Gerakan Koin Kemandirian NU yang pintu masuknya
Adalah melalui gerbang Lembaga Amil Zakat Infaq Dan Shadaqoh Nahdlatul Ulama
(LAZISNU).
Kita
sebagai waga NU tentu tau bahwa NU adalah organisasi islam yang sangat besar
dibandingkan dengan organisasi yang lain, bisa dibayangkan jumblah dari warga
NU mencapai hamper separuh dari penduduk Indonesia ,hanya saja secara system
organisasi masih terdapat banyak kendala,terutama kendala tentang terhambatnya
sebuah program yang tidak bisa berjalan disebabkan masalah pengelolaan dana,
berbagai proposal yang selama ini adalah bukti bahwa secara keuangan NU masih
sangat lemah, sebagai perbandingan salah satu ormas selain NU adalah (LDII)
Meskipun beranggotakan sedikit tetapi mampu untuk mengumpulkan dana dari
anggota yang kurang lebih saat ini
(2018) sudah mencapai 14 triliyun rupiah,Sehingga kegiatan apapun termasuk membangun kegiatan social ekonomi
bisa berjalan tanpa harus kesulitan.
B.
RUMUSAN MASALAH
Dari latar belakang
diatas, maka timbullah beberapa permasalahan yaitu:
1. Apakah ada pengaruh
gerakan KOIN Nahdlatul Ulama’ terhadap respon
masyarakat diDesa Bakalan-Bululawang?
C.
TUJUAN
PENELITIAN
Tujuan
Penelitian Tentang “ Dampak /
Respon Masyarakat Terhadap Program
Gerakan Koin Kemandirian Nahdlatul Ulama” adalah ;
1.Untuk mengukur seberapa peduli masyarakat terhadap
jamiyahnya
2.Membangun kemadirian Nahdlatul Ulama’ dan untuk menunjang
dalam
program
program yang dijaankan Oleh NU-CARE LAZISNU / UPZISNU
Bakalan Khususnya
3.
Mengetahui apakah Dengan nominal yang tidak besar setiap harinya kita
bisa bershodaqoh sehingga dengan demikian
apakah secara otomatis dapat
mengajarkan kepada pribadi warga NU untuk
bisa beristiqomah dalam
bershodaqoh.
4.Mengetahui
sampai dimana jalinan kebersamaan dan komunikasi antar
warga NU dan juga antara anggota dengan
pengurus Nahdlatul Ulama’[1]
D. HIPOTESIS
Berdasarkan hipotesis
rumusan masalah tersebut maka dapat dirumuskan hipotesis sebagai berikut ;
H0
; ada pengaruh Manfaat Program KOIN kemandirian NU Terhadap pola berfikir
Masyarakat dalam
bershadaqoh
H1
; tidak ada pengaruh Manfaat Program KOIN kemandirian NU Terhadap pola
berfikir Masyarakat dalam bershadaqoh
E.MANFAAT
PENELITIAN
1.
Dapat mengukur kepedulian warga NU terhadap jamiyahnya
2.Dapat
mengetahui giat dan bantuan sosial apa saja yang sudah di galakkan
oleh Nahdlatul Ulama Melalui lembaganya
yaitu LAZISNU
3.Memantau
sampai mana pergerakan diBidang sosial NU dan lembaganya
yang sudah diprogramkan didesa Bakalan
F.RUANG
LINGKUP PENELITIAN
Lokasi
penelitian adalah Berada diDesa Bakalan yang berada diKecamatan Bululawang
Kab.Malang Oleh pertimbangan sebagai berikut (a).Desa bakalan adalah sebagai
pilot project percontohan dikecamatan Bululawang yang berhasil mengelola
program KOIN kemandirian NU melalui LAZISNU-nya (b).termasuk desa yang Memiliki
daerah yang besar dikecamatan bululawang dan penduduknya termasuk banyak dan
terdiri dari berbagai lapisan masyarakat.
G.DEFINISI
OPERASIONAL
1.
Respon Masyarakat
Respons adalah istilah yang
digunakan oleh psikologi untuk menamakan reaksi
terhadap rangsang yang diterima oleh
panca indra. Respons biasanya diujudkan
dalam bentuk perilaku yang dimunculkan
setelah dilakukan perangsangan[2].Dalam hal ini yang kami
tuju adalah apa respo dari masyarakat didesa bakalan setelah adanya program
yang dicanangkan oleh ranting NU melalui LAZISNU
2.
Program Gerakan Koin Kemandirian Nahdlatul Ulama
Program KOIN
kemandirian NU ada dalam 4 bidang pentasyarufan yang sudah berjalan didesa
bakalan selama setahun lebih , yaitu ;
a.
NU Sosial - Bantuan untuk kematian
- Sembako Untuk Du’afa
- Santunan Kesehatan
- Santunan Yatim Piatu
b.
NU Pendidikan -
Bantuan Untuk Langgar dan TPQ Bakalan Setiap Bulan
c.
NU Da’wah -
Bantuan Untuk Pengajian Rutin
- Bantuan Untuk Tahlil Akbar Triwulan Desa
Bakalan
d.
NU Ekonomi
-Shodaqoh sampah
-Tanam Pohon Berbuah
- Bantuan Dana Untuk Usaha
BAB
II
KAJIAN
TEORI
A. KOIN Kemandirian Nahdlatul Ulama’
1.
Tinjauan Tentang Dampak
Pengertian dampak menurut
Kamus Besar Bahasa Indonesia adalah benturan, pengaruh yang mendatangkan akibat
baik positif maupun negatif. Pengaruh adalah daya yang ada dan timbul dari
sesuatu (orang, benda) yang ikut membentuk watak, kepercayaan atau perbuatan
seseorang. Pengaruh adalah suatu keadaan dimana ada hubungan timbal balik atau
hubungan sebab akibat antara apa yang mempengaruhi dengan apa yang dipengaruhi.
(KBBI Online, 2010) Dampak secara sederhana bisa diartikan sebagai pengaruh
atau akibat. Dalam setiap keputusan yang diambil oleh seorang atasan biasanya
mempunyai dampak tersendiri, baik itu dampak positif maupun dampak negatif.
Dampak juga bisa merupakan proses lanjutan dari sebuah pelaksanaan pengawasan
internal. Seorang pemimpin yang handal sudah selayaknya bisa memprediksi jenis
dampak yang akan terjadi atas sebuah keputusan yang akan diambil. Dari
penjabaran diatas maka kita dapat membagi dampak ke dalam dua pengertian yaitu;
Pengertian Dampak Positif Dampak adalah
keinginan untuk membujuk, meyakinkan,
mempengaruhi atau memberi kesan kepada orang lain, dengan tujuan agar
mereka mengikuti atau mendukung keinginannya. Sedangkan positif adalah pasti
atau tegas dan nyata dari suatu pikiran terutama memperhatikan hal-hal yang
baik. positif adalah suasana jiwa yang mengutamakan kegiatan kreatif dari pada
kegiatan yang menjemukan, kegembiraan dari pada kesedihan, optimisme dari pada
pesimisme. 7 Positif adalah keadaan jiwa seseorang yang dipertahankan melalui
usaha-usaha yang sadar bila sesuatu terjadi pada dirinya supaya tidak
membelokkan fokus mental seseorang pada yang negatif. Bagi orang yang
berpikiran positif mengetahui bahwa dirinya sudah berpikir buruk maka ia akan
segera memulihkan dirinya. Jadi dapat disimpulkan pengertian dampak positif
adalah keinginan untuk membujuk, meyakinkan, mempengaruhi atau memberi kesan
kepada orang lain, dengan tujuan agar mereka mengikuti atau mendukung
keinginannya yang baik.
Pengertian Dampak Negatif
Dalam kamus besar Bahasa Indonesia dampak negatif adalah pengaruh kuat yang
mendatangkan akibat negatif. Dampak adalah keinginan untuk membujuk,
meyakinkan, mempengaruhi atau memberi kesan kepada orang lain, dengan tujuan
agar mereka mengikuti atau mendukung keinginannya. berdasarkan beberapa
penelitian ilmiah disimpulkan bahwa negatif adalah pengaruh buruk yang lebih
besar dibandingkan dengan dampak positifnya. Jadi dapat disimpulkan pengertian
dampak negatif adalah keinginan untuk membujuk, meyakinkan, mempengaruhi atau
memberi kesan kepada orang lain, dengan tujuan agar mereka mengikuti atau
mendukung keinginannya yang buruk dan menimbulkan akibat tertentu.[3]
2.Program Koin Kemandirian
Program rancangan mengenai asas serta usaha (dalam
ketatanegaraan, perekonomian, dan sebagainya)[4]lebih tepatnya program yang dijalankan adalah program tentang
kemdirian ekonomi NU untuk Ummat, seperti tadi diatas yaitu ;
a.
NU Sosial
(1).Bantuan
untuk kematian
Giat
pentasyarufan ini adalah setiap ada kematian ada tim yang langsung meluncur
untuk memberikan santunan dan bahan makanan pokok dan tim juga ada giat
mendo’akan arwah secara bersama-sama (Tahlilan).
(2).Sembako
Untuk Du’afa
Giat
pentasyarufan ini diadakan berbarengan dengan giat fundrising atau perekapan
KOINNU diadakan setiap satu bulan sekali.
(3).Santunan
Kesehatan
Giat
pentasyarufan kali iniditujukan kepada warga khusunya yang tidak mampu guna
mendapat uang bantuan diprioritaskan untuk warga yang tidak terjangkau oleh
BPJS atau KIS.
(4).Santunan
Yatim Piatu
Kita juga
bekerja sama dengan banom-banom NU sperti IPNU-IPPNU yang mana dalam hal ini
kita bekerja sama dalam hal santunan yatim piatu yaitu agenda rutin satu tahun
sekali IPNU-IPPNU pada saat bulan muharrom.
b.
NU Pendidikan
Bantuan
Untuk Langgar dan TPQ Bakalan Setiap Bulan
Bantuan
untuk langgar/mushollah dan TPQ (Taman Pendidikan Al-qur’an) setiap bulan di
berikan dana untuk Operasional Langgar
dan TPQ, karna tanpa sadar atau tidak guru-guru diTPQ adalah Ujung tombak
Jamiyah Nahdlatul Ulama’dan bantuan ini kita berikan saat pengajian rutinan
yang diadakan masjid didesa bakalan.
c.
NU Da’wah
(1).Bantuan
Untuk Pengajian Rutin Jum’at Wage malem sabtu kliwon
Support juga
untuk pengajian rutinan yang diadakan keliling musholla didesa bakalan yang
diadakan masjid Al-muhajirin bakalan yang mana untuk hal ini NU Dakwah
digunakan untuk pembiayaan dll.
(2).Bantuan
Untuk Tahlil Akbar Triwulan Desa Bakalan
Ini adalah giat Ranting NU desa
bakalan yang bekerja sama dengan pemerintah desa bakalan diadakan setiap tiga bulan sekali dimana
kegiatanya biasanya siang ada bazar,pengobatan gratis dll
d.NU
Ekonomi
(1).Shodaqoh
sampah
Ini
adalah program yang di adopsi dari Bank sampah pembedanya adalah bank sampah
keuntungan akan dikembalikan kepada orang yang setor sampah berupa bahan
makanan pokok dll, tapi kalau shodaqoh sampah keuntungan itu bukan dikembalikan
kepada orang yang menyetorkan sampah melainkan disetorkan atau bahan makanan
pokok tadi diberikan kepada fakir miskin yang berada didesa.
(2).Tanam
Pohon Berbuah
Durian
|
Alpukat
|
1
Pohon menghasilkan 150Kg/tahun
dg
Hrg/Kg 25rb, perpohon dpt 3.75jt/tahun
dg
200 pohon, dpt 750jt/tahun
dibagi
50 jamaah, masing2 dpt 4 pohon
|
1
Pohon menghasilkan 150Kg/tahun
dg
Hrg 20rb, perpohon dapat 3jt/tahun
dg
200 pohon, 600jt/tahun
200
pohon dibagi ke 30 jamaah, masing2 dpt 6-7 pohon
|
Program
tanam pohon berbuah ini juga salah satu dari program untuk NU Ekonomi yang mana
diberikan pohon kepada jamaah lalu ditanam dimasing-masing lahan yang kosong
atau bisa juga disamping rumah atau pekarangan. dalam hal ini saat panen raya
keuntungan juga akan Ditasyarufkan Kembali untuk kepentingan ummat.
(3).
Bantuan Dana Untuk Usaha
Pentasyarufan untuk bantuan usaha
warga fakir miskin dalam program ini diberikan bantuan berupa modal usaha yang
harapanya modal usaha tersebut dipergunakan dengan semstinya bisa juga dirupa
kan dalam bentuk pelatihan kerja atau binaan lainya yang sekiranya dapat
menopang perekonomian warga tidak mampu didesa.
B.Respon
Masyarakat
Pada awal-awal
pergerakanya banyak sekali tantangan dan rintangan yang dihadapi mulai dari
ketidak minatan dari sebagian warga untuk diterapkanya program tersebut sampai
penolakan terang-terangan dari sebagian warga NU sendiri,makin kesini
penolakan-penolakan tesebut makin redup mereka terbawa arus pentasyarufan yang
begitu luar biasah sehingga sebagian warga yang awalnya menolak malah berbalik
mendukung.
“Program KOIN Kemandirian NU begitu
bermanfaat bagi warga masyarakat karena dengan adanya KOIN NU masyarakat
mempunyai wadah dalam menyalurkan
shodaqoh uang receh yang mungkin selama ini tidak begitu bernilai bagi sebagian
orang menjadi sangat bermanfaat” Ucap Mas Warisin salah satu warga Bakalan,respon
masyarakat sangat baik sekali dengan adanya program tersebut terbukti dengan
bertambahnya perolehan tiap bulan yang biasanya direkap perRT oleh Tim dari
LAZISNU.
BAB
III
A.RANCANGAN PENELITIAN
Penelitian ini menggunakan metode
penelitian kuantitatif dengan jenis Asosiatif Proses sosial asosiatif adalah proses yang terjadi pada
bentuk interaksi sosial dan mengarah pada persatuan, kesatuan, dan dapat
meningkatkan solidanitas sosial antar individu atau kelompok. Yang ada di dalam
kehidupan bermasyarakat.[5]
B.VARIABEL PENELITIAN
1. Variabel Bebas : program
gerakan KOIN NU yang sudah diLakukan
2. Variabel Terikat : Respon Dari masyarakat tentang program tersebut
C.Populasi dan sampel
1.Populasi
Seluruh warga NU Desa Bakalan
6296 jiwa
2.Sampel
a. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan…
b. Jumlah sample
1+N(e)2
1+6296(0,1) 2
1+6296(0,01)
1+629,6
630,6
D.Teknik Pengumpulan Data
Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan
teknik kuesioner
E.Instrumen Penelitian
Instrument penelitian ini menggunakan angket
dengan pilihan jawaban tertutup
F.Uji Faliditas
1.Rumus
validitas[6]
2.Rumus Rebilitas
Dimana : r = rebilitas
G.Analisis data
Analisis data dalam penelitian ini menggunakan
rumus deviasi ;[7]
Dimana : rxy =
korelasi antara x dan y
Daftar
Pustaka
Ahmad fardan, Panduan KOINNU (Malang : UPZISNU,
2018),hlm; 5
Amir,” Dampak
Negatif “ Makalah (http://digilib.unila.ac.id/268/10/BAB%20II.pdf ) 19.12.2019 (11.20)
https://kbbi.web.id/program
19.12.2019 (12.24)
(Sugiyono, 2011:228)
Ariyana,” https://www.slideshare.net/mobile/ariyana96/teknik-korelasi-product-moment 09 Januari 2020 21.46
[1]Ahmad
fardan dkk ,Panduan KOINNU (Malang : UPZISNU, 2018),hlm 5
[3]
Amir,” Dampak Negatif “ Makalah (http://digilib.unila.ac.id/268/10/BAB%20II.pdf ) 19.12.2019 (11.20)
[5]
Dosen sosiologi,”asosiatif dan disisoatif”,artikel http://dosensosiologi.com/asosiatif-disosiatif-pengertian-dan-bentuknya-lengkap/
07/01/2020 11.40
[6]
(Sugiyono, 2011:228)

0 komentar: